“Kringgg……Kriiinggggg”
Alarm pun terus berbunyi menunjukan tepat pukul 07.15 namun jam yang menunjukan pukul 07.15 itu bukanlah waktu yang telah disetel pada malam hari untuk membangunkan Aris dari tidur lelap yang sangat panjang.
Alarm pun terus berbunyi menunjukan tepat pukul 07.15 namun jam yang menunjukan pukul 07.15 itu bukanlah waktu yang telah disetel pada malam hari untuk membangunkan Aris dari tidur lelap yang sangat panjang.
Namun ternyata alarm tersebut telah
berbunyi selama 30 menit lamanya, Alarm Handphonenya terus berdering dengan
sangat kencang, namun tetap saja diriku ini tidak bergeser sedikitpun dari
tempat tidurnya.
“Tok…Tokk…Tokkk”
Pintu kamar pun berbunyi dengan
sangat kencang beriringan dengan suara Alarm Handphone yang berdering yang
mencoba untuk membangunkan ku dari tidur yang lelap.
“Dekk…Adekkk bangun dong, kamu kan
harus masuk sekolah hari ini, nanti kamu bisa telat lohh !”.
Suara ibu yang terus-menerus
mengetuk pintu dan memanggil-manggil nama Aris berusaha untuk membangunkannya
dari tidur yang sangat lelap.
Namun hal itu terus menerus
berlanjut,suara ibu yang nambah kelamaan menjadi pelan, karena betapa sulitnya
membangunkan seseorang Aris dari tempat tidur, bagaikan berusaha membangunkan
seorang Putri tidur tanpa ada seorang pangeran yang mencoba untuk mencium
pipinya.
“ARISS !! Bangun !!”
Tiba-tiba terdengar lah suara yang sangat menggelegar cetar beleduk membahana kemana-mana, terdengar dari lantai bawah. Ternyata itu adalah suara Ayah !! yang berteriak mencoba membangunkan Aris dengan cara berteriak dari lantai bawah.Sontak saja teriakan ayah yang menggelegar cetar beleduk membahana itu membuat Aris tersontak dari tempat tidur.
Tiba-tiba terdengar lah suara yang sangat menggelegar cetar beleduk membahana kemana-mana, terdengar dari lantai bawah. Ternyata itu adalah suara Ayah !! yang berteriak mencoba membangunkan Aris dengan cara berteriak dari lantai bawah.Sontak saja teriakan ayah yang menggelegar cetar beleduk membahana itu membuat Aris tersontak dari tempat tidur.
Kesamaan Aris dengan Putri tidur
adalah mereka berdua sama-sama suka sekali sama yang namanya tidur, dan sulit
sekali dibangunkan. Namun ada perbedaan yang cukup signifikan antara putri
tidur dengan Aris selain perbedaan jenis kelamin, perbedaan mereka adalah kalau
putri tidur hanya bisa dibangunkan oleh ciuman sang pangeran, sedangkan Aris
hanya bisa dibangunkan oleh Teriakan sang Ayah, sebenarnya tidak harus
teriakan, bila Aris sedang tidur saja bila ia mendengar suara Ayahnya sedang
berbicara,ia bisa langsung bangun seperti tidak terlihat bahwa ia habis baru
bangun tidur.
“Siap Yah !!!! Aris udah bangun !!!”
Jawab Aris dengan sangat lantang,sambil melompat dari tempat tidur. Namun ia
tidak langsung bersiap-siap berangkat sekolah, tapi ia malah duduk kembali di
tempat tidurnya, sambil manggut-manggut karna ia masih mengantuk.
10 menit pun telah berlalu, namun
Aris masih saja belum bersiap-siap, ia masih saja duduk termanggut - manggut di
atas tempat tidurny.
“Ris, udh siap belum, kamu hari ini
ada ulangan loh”
“Iya buu, bentar Aris masih ngumpulin nyawa-nyawa Aris yang masih melanglang buana di angkasa tadi malam”
“Kamu jangan bercanda Ah ! cepet siap-siap ibu tunggu di meja makan 5 menit lagi yah !”
“Iyaaa ibuuuukuuuuu” jawab Aris dengan nada malas. Bagi Aris bersiap-siap itu tidak perlu memakan waktu lama, tidak seperti para wanita, biasanya para wanita itu setelah solat subuh, mereka tidak tidur lagi tetapi mereka langsung siap-siap berdandan, ketika mandi saja, dikamar mandi mereka membutuhkan waktu sejam lebih, itu semua udah paket plus-plus,plus luluran,plus shampoan,dan plus rapat bersama bapak presiden di kamar mandi,
“Iya buu, bentar Aris masih ngumpulin nyawa-nyawa Aris yang masih melanglang buana di angkasa tadi malam”
“Kamu jangan bercanda Ah ! cepet siap-siap ibu tunggu di meja makan 5 menit lagi yah !”
“Iyaaa ibuuuukuuuuu” jawab Aris dengan nada malas. Bagi Aris bersiap-siap itu tidak perlu memakan waktu lama, tidak seperti para wanita, biasanya para wanita itu setelah solat subuh, mereka tidak tidur lagi tetapi mereka langsung siap-siap berdandan, ketika mandi saja, dikamar mandi mereka membutuhkan waktu sejam lebih, itu semua udah paket plus-plus,plus luluran,plus shampoan,dan plus rapat bersama bapak presiden di kamar mandi,
Namun itu semua berbeda dengan Aris,
bagi Aris untuk bersiap-siap berangkat sekolah hanya membutuhkan waktu 5
menit,kok bisa ? jelas saja bisa orang dia mandi semuanya di Rapel jadi
satu,Rapat bersama Bapak Presiden,Sikat gigi,sabunan,shampoan, semuanya
dilakukan dalam waktu yang bersamaan.
“Bu, Pak, Big Aris berangkat dulu yah”
“ Iya ris, hati-hati yah di jalan” jawab ibu da ayah serentak mengiringi kepergian Aris kesekolah, namun ternyata ada jawaban yang berbeda dari kakak Perempuan Aris, disaat ibu dan bapaknya mendoakan keselamatan Aris ketika hendak berangkat sekolah, namun ia malah berkata lain.
“ Iya ris, hati-hati yah di jalan” jawab ibu da ayah serentak mengiringi kepergian Aris kesekolah, namun ternyata ada jawaban yang berbeda dari kakak Perempuan Aris, disaat ibu dan bapaknya mendoakan keselamatan Aris ketika hendak berangkat sekolah, namun ia malah berkata lain.
“Eh Big ! pulangnya beliin Martabak
Telor, sama Martabak manisnya satu yak”
Itulah kakak Aris, seorang kakak yang paling suka sama yang namanya makan, tapi berat badan dia paling susah banget naiknya, Aris selalu memanggilnya BIG, dan begitu pula dengan kakaknya selalu memanggilnya BIG juga.
Itulah kakak Aris, seorang kakak yang paling suka sama yang namanya makan, tapi berat badan dia paling susah banget naiknya, Aris selalu memanggilnya BIG, dan begitu pula dengan kakaknya selalu memanggilnya BIG juga.






0 komentar:
Posting Komentar